Perlukah Suplemen?

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), suplemen makanan mengandung satu atau lebih bahan sebagai berikut, yaitu vitamin, mineral, tumbuhan atau bahan yang berasal dari tumbuhan, asam amino, bahan yang digunakan untuk meningkatkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), atau konsentrat, metabolit, konstituen, ekstrak, atau kombinasi dari beberapa bahan di atas. Suplemen makanan atau food supplement digunakan sebagai pelengkap kekurangan zat gizi, yang dibutuhkan untuk menjaga agar vitalitas tubuh tetap prima.


Saat ini, bisnis suplemen makanan bisa dikatakan menjamur di seluruh dunia. Banyak orang yang rela mengeluarkan biaya cukup mahal setiap bulannya untuk membeli suplemen, dengan harapan agar terhindar dari sakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Bahkan ada juga yang mengkonsumsi lebih dari satu jenis suplemen dalam satu hari. Benarkah konsumsi suplemen makanan secara rutin akan memberikan manfaat bagi tubuh?


Normalnya, setiap orang dapat memperoleh zat gizi dalam jumlah cukup dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang setiap hari. Tetapi ada beberapa kondisi yang mengharuskan seseorang mengkonsumsi suplemen, yaitu:



  • Wanita hamil dan menyusui, terutama membutuhkan asam folat.

  • Orang dengan asupan kalori yang sangat rendah atau diet rendah kalori.

  • Konsumsi vitamin B12 untuk vegetarian.

  • Usia lanjut yang tidak mendapat cukup gizi.

  • Pasien dengan penyakit tertentu atau dalam pengobatan / penyembuhan.

  • Merokok (tembakau) dapat menurunkan penyerapan dari banyak vitamin dan mineral, terutama vitamin C dan asam folat.

  • Konsumsi alkohol jangka panjang menyebabkan gangguan penyerapan zat gizi, antara lain vitamin B1, asam folat, vitamin B12, dan vitamin D.

  • Aktivitas olahraga tinggi dapat menghasilkan produk radikal bebas yang merusak sel tubuh. Oleh karena itu, seorang atlet umumnya membutuhkan konsumsi suplemen.


Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan bila menggunakan suplemen makanan:



  1. Suplemen makanan adalah pelengkap dan bukan pengganti zat gizi. Penggunaan suplemen jangan sampai menimbulkan ketergantungan. Gunakan seperlunya bila kondisi tubuh memang memerlukan, misalnya seperti yang disebutkan di atas. Tetapi kebutuhan gizi utama tetap harus bersumber dari makanan sehari-hari.

  2. Pemilihan suplemen makanan harus mempertimbangkan faktor usia, jenis kelamin, ada tidaknya alergi terhadap zat tertentu, dosis yang diperlukan, penyakit yang diderita, serta penggunaan obat lain yang bersamaan dengan suplemen. Oleh karena itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter, apoteker, atau ahli gizi.

  3. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah membaca label. Pastikan bahwa suplemen tersebut telah memiliki nomor registrasi BPOM. Perhatikan juga kandungan gizi, anjuran dosis (persen Angka Kecukupan Gizi / AKG), jangka waktu kadaluarsa, dan syarat penyimpanan yang dianjurkan.


Jadilah konsumen yang cerdas dengan cara menggunakan suplemen sesuai kebutuhan, serta ketahuilah dengan pasti manfaat dan kandungan gizi dari suplemen yang Anda gunakan.


Salam Sehat,


Team Apotek Simas Sehat

  1. Download File :
  2. Perlukah Suplemen?

fb-share-button twt-share-button

Keranjangku
Belum Ada Data
Syarat dan Ketentuan :
  1. Pembelian produk minimal Rp50.000,- berlaku untuk pembayaran dengan menggunakan kartu debet dan kredit.
  2. Untuk pembayaran di tempat, tidak ada batasan minimal pembelian.
  3. Harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu.
  4. Produk yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan
Layanan Apotek
Kegiatan bersama Apotek
Layanan Pelanggan