Kenali dan Deteksi Kanker Payudara Sejak Dini Part I

Kanker Payudara (carsinoma mammae) salah satu jenis kanker yang sangat banyak diderita oleh para wanita di dunia ini. Kabar baik dari penyakit mematikan ini bahwa sudah ada banyak pengobatan membantu wanita untuk tetap hidup.

Kunci keberhasilan pengobatan kanker payudara ialah sejak dininya terditeksi penyakit ini sehingga tidak masuk dalam tahap stadium akhir. Analoginya semakin cepat dilakukan penanganan dan masih dalam stadium awal, kemungkinan besar untuk sembuh sangatlah besar. Begitu sebaliknya, bila sudah terlambat hingga masuk dalam stadium akhir semakin kecil kemungkinan sembuh dan bertahan hidup. Hal tersebut diakibatkan karena sudah menyebar sel kanker ke organ lain dalam tubuh.

Ada beberapa gejala pada kanker payudara yang harus anda ketahui :

Gejala awal berupa adanya benjolan yang dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, benjolan tidak nyeri dan memiliki pinggiran yang tidak teratur. Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kulit.

Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Pada kanker stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara. Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk.

Benjolan di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara

Keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah)

Perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu)

Payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik

Puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara .

Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau iritasi pada kulit.

Setelah mengetahui gejala-gejala kanker Payudara, langkah selanjutnya untuk lakukan pemeriksaan pada diri kita. Ada 3 cara melakukan pemeriksaan dalam diagnosa kanker Payudara, yakni :

SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).
Jika SADARI dilakukan secara rutin, seorang wanita akan dapat menemukan benjolan pada stadium dini. Sebaiknya SADARI dilakukan pada waktu yang sama setiap bulan. Bagi wanita yang masih mengalami menstruasi, waktu yang paling tepat untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari sesudah hari 1 menstruasi. Bagi wanita pasca menopause, SADARI bisa dilakukan kapan saja, tetapi secara rutin dilakukan setiap bulan (misalnya setiap awal bulan).

Mammografi
Dianjurkan kepada setiap wanita yang berusia diatas 40 tahun untuk melakukan mammogram secara rutin setiap 1-2 tahun dan pada usia 50 tahun keatas mammogarm dilakukan sekali/tahun.

USG payudara dan Termografi


Diagnosa akan semakin nyata bila dokter menemukan beberapa temuan dan mendapatkan hasil pemeriksaan berikut ini.

Gejala yang diderita oleh Pasien dan pemeriksaan fisik yang ditemukan oleh Dokter

Biopsi (pengambilan contoh jaringan payudara untuk diperiksa dengan mikroskop)

Rontgen dada, pemeriksaan darah, Skening tulang (dilakukan jika tumornya besar atau ditemukan pembesaran kelenjar getah bening), untuk melihat adakah penyebaran ke tulang

Mammografi, USG payudara dan Pet-scan untuk melihat adakah penyebaran kanker sudah mencapai organ lain seperti paru-paru, tulang, otak dll

Pemeriksaan sejak dini sangat penting dilakukan, pola hidup makan sehat menjadi dasar agar kita tidak terkena kanker.

Sumber : Team Dokter Simas Sehat

fb-share-button twt-share-button

Info Sehat
Cari Tips Hidup Sehat :