Cemas Karena Telat Datang Bulan

Tanya :

Selamat sore Dokter,

Saya mengalami telat datang bulan sudah 12 hari, pada hari ke 10 saya melakukan tes kehamilan dan hasilnya negatif. Selama ini siklus haid saya selalu teratur. Apa saja penyebabnya ya Dokter ? Terima kasih

XXX XXXXX (20 tahun)
Eka_XXXXX@gmail.com
Tinggi Badan : 160 cm, Berat Badan : 60 kg

Jawab :

Salam sehat Ibu ER,

Kebanyakan wanita yang belum mencapai usia menopause biasanya memiliki periode haid setiap 28 hari. Namun, siklus menstruasi yang sehat dapat berkisar dari setiap 21 hingga 35 hari, dapat bervariasi untuk tiap wanita.

Dalam masa ketika haid pertama kali dimulai (manarche) dan ketika menopause dimulai, adalah normal bila siklus haid menjadi tidak teratur.

Diluar kedua penyebab diatas, maka hal lain yang memungkinkan siklus haid menjadi tidak teratur adalah :

  1. Kehamilan, cobalah melakukan tes kehamilan 2 minggu sejak saat tes terakhir bila haid belum datang. Bila hasil tes positif segera kunjungi Dokter kandungan untuk mulai berkonsultasi secara rutin.

  2. Stres fisik dan Psikis, karena stres mempengaruhi hormon dan kinerja otak yangmengatur siklus haid yaitu hipotalamus. Sebaiknya lakukan relaksasi dan tenangkan diri untuk menghindari stres berlebihan pada tubuh

  3. Diet ketat dan berat badan dibawah normal atau kurang gizi, berat badan 10 persen di bawah berat badan ideal sesuai tinggi badan dapat mengubah cara tubuh berfungsi termasuk perubahan siklus haid dan menghentikan proses ovulasi.

  4. Berat badan berlebihan (Obesitas) sama dengan berat badan dibawah normal, obesitas menyebabkan perubahan hormonal dan mempengaruhi siklus haid

  5. Sindrom ovarium polikistik (PCOS), adalah suatu kondisi yang menyebabkan tubuh wanita memproduksi lebih banyak hormon androgen laki-laki. Kista terbentuk di ovarium sebagai akibat dari ketidakseimbangan hormon, dan membuat ovulasi tidak teratur atau menghentikan ovulasi

  6. Memakai Alat KB atau KB lainnya, Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin, yang mencegah ovarium melepaskan telur. Diperlukan waktu hingga enam bulan agar siklus haid menjadi normal kembali setelah berhenti menggunakan pil KB atau KB jenis lainnya

  7. Penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (kencing manis) dan infeksi usus mempengaruhi siklus haid karena perubahan gula darah dan asupan gizi yang terserap di usus menyebabkan siklus haid terganggu

  8. Perimenopause, sebagian besar wanita mulai mengalami menopause antara usia 45 hingga 55 tahun. Wanita yang mengalami gejala sekitar usia 40 tahun atau lebih awal dianggap mengalami perimenopause dini. Ini berarti persediaan telur pada wanita ini akan menurun sehingga tidak mendapat haid kemudian haid berhenti.
  9. Gangguan Tyroid, elenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif juga bisa menjadi penyebab terlambat siklus haid. Tiroid mengatur metabolisme tubuh manusia, jadi kadar hormon juga bisa terpengaruh. Masalah tiroid biasanya dapat diobati dengan obat-obatan. Setelah perawatan rutin maka siklus haid akan kembali normal
Salam sehat,
Team Dokter Simas Sehat

Layanan