gbr gbr

Apakah Hubungan Antara Sakit Gigi dengan Radang Tenggorokan ?

Tanya :

Dear Dokter,

Gigi saya terasa sakit saat  saya berkumur, Menyebabkan radang tenggorokan, saat ini tenggorokan saya terasa sangat sakit sampai susah menelan makanan. Apakah hal ini berhubungan ? dan pengobatan di rumah seperti apa yang dapat saya lakukan sekarang ?

terima kasih

 

ARIEF HIDAYAT (32 tahun)

firmangechos@gmail.com

Tinggi Badan : 173 cm, Berat Badan : 72 kg

 

Jawab :

Salam sehat Bapak AH,

Ya  sakit gigi dan sakit tenggorokan pada Bapak kemungkinan besar berkaitan , dan hubungannya cukup umum sering terjadi.

1. Bagaimana Sakit Gigi dan Sakit Tenggorokan Bisa Berkaitan

a. Infeksi Gigi (Abses Gigi atau Infeksi Gusi)

  • Jika infeksi gigi atau gusi menyebar, bakteri dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada jaringan di sekitarnya, termasuk rahang, tenggorokan, atau amandel .

  • Ini menjelaskan mengapa Bapak mungkin merasakan sakit saat berkumur atau menelan  infeksi tersebut mengiritasi jaringan di sekitar tenggorokan.

  • Kadang-kadang, ada pula rasa nyeri di satu sisi tenggorokan, telinga, atau rahang , atau bahkan rasa tidak enak di mulut akibat keluarnya nanah.

b. Gigi bungsu atau gigi impaksi

  • Peradangan di sekitar gigi bungsu yang tumbuh sebagian atau terinfeksi dapat menyebar ke area leher dan tenggorokan , sehingga menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman saat menelan.

c. Sinus atau Infeksi Saluran Pernapasan Atas

  • Infeksi sinus atau pilek dapat menyebabkan gigi sensitif (terutama gigi geraham atas) dan iritasi tenggorokan akibat keluarnya lendir.

d. Obat Kumur atau Berkumur Iritasi

  • Beberapa obat kumur antiseptik yang kuat dapat mengiritasi selaput lendir, terutama jika digunakan terlalu sering atau tidak diencerkan  menyebabkan rasa terbakar atau sakit tenggorokan.

2. Apa yang Dapat Bapak Lakukan di Rumah (Perawatan Sementara)

A. Untuk Sakit Gigi

  1. Bilas dengan air garam hangat

    • Campurkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

    • Berkumurlah dengan lembut, jangan gunakan air yang terlalu panas .

    • Ini membantu membersihkan bakteri dan mengurangi pembengkakan.

  2. Kompres dingin

    • Tempelkan pada pipi luar selama 10–15 menit untuk meredakan nyeri dan peradangan.

  3. Pereda nyeri (jika diperlukan)

    • Bapak dapat mengonsumsi parasetamol (asetaminofen) atau ibuprofen sesuai petunjuk untuk meredakan nyeri gigi dan tenggorokan.

    • Hindari aspirin jika terjadi pembengkakan atau infeksi pada gusi.

  4. Hindari pemicu

    • Jangan mengunyah pada sisi yang sakit.

    • Hindari makanan yang sangat dingin, manis, atau asam yang dapat mengiritasi gigi.

B. Untuk Sakit Tenggorokan

  1. Berkumur dengan air garam hangat 2–3 kali sehari.

  2. Minum banyak air putih atau teh hangat dengan madu untuk melegakan tenggorokan.

  3. Hindari makanan pedas, berminyak, atau asam yang dapat mengiritasi tenggorokan.

  4. Istirahatkan suara Bapak dan hindari merokok atau paparan asap rokok.

  5. Gunakan permen pelega tenggorokan atau hirup uap hangat jika tenggorokan Bapak terasa sangat kering.

3. Kapan Harus Menemui Dokter Gigi atau Dokter

Bapak harus mengunjungi dokter gigi atau dokter spesialis THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) jika:

  • Sakit gigi atau sakit tenggorokan berlangsung lebih dari 2–3 hari .

  • Ada pembengkakan di pipi, rahang, atau leher.

  • Ada demam, bernanah, atau kesulitan membuka mulut .

  • Rasa sakit bertambah parah bahkan setelah menggunakan obat pereda nyeri.

Ini bisa menjadi indikasi abses gigi atau infeksi yang menyebar , yang memerlukan perawatan antibiotik dan mungkin drainase gigi .

Gejala yang Bapak kemungkinan besar terkait dengan infeksi gigi atau gusi yang telah menyebar ke tenggorokan .
Bapak dapat mengurangi rasa sakit dengan berkumur garam hangat, minum banyak cairan, dan istirahat . Namun, jika rasa sakit berlanjut, Bapak memerlukan pemeriksaan gigi untuk mengatasi akar penyebabnya dan mencegah komplikasi.

Salam sehat,

Team Dokter Simas Sehat