gbr gbr

Apakah Berbahaya Jika Sakit Belakang Leher Lebih dari Sebulan ?

Tanya :

Dok, Mau tanya :

Saya mengalami keluhan sakit di bagian belakang leher,. Jika menoleh terasa sangat sakit. Rasa nyeri sudah lebih satu bulan. Jika baring rasanya nyeri hebat di bagian pangkal leher belakang, apa yang saya alami ? apakah ini berbahaya ?

terima kasih

 

DWI SARTIKA MONANTUN (35 tahun)

monantundwisartika@gmail.com

Tinggi Badan : 150 cm, Berat Badan : 58 kg

 

Jawab :

Salam sehat Ibu DSM,

Nyeri di bagian belakang leher yang berlangsung lebih dari sebulan dan membuat sulit untuk menoleh adalah sesuatu yang perlu kita perhatikan tetapi jangan khawatir, sebagian besar kasus tidak berbahaya .

Apa yang mungkin menyebabkan nyeri leher Ibu?

Penyebab yang paling umum adalah:

1. Cedera otot (sangat umum)

Hal ini seringkali disebabkan oleh:

  • Postur tubuh yang buruk (menunduk terlalu lama saat melihat ponsel/laptop)
  • Tidur dalam posisi yang salah
  • Stres yang menyebabkan ketegangan otot

Kondisi ini sering disebut sebagai Ketegangan Servikal .

Gejala:

  • Leher kaku
  • Nyeri saat menolehkan kepala
  • Kondisi memburuk setelah istirahat atau posisi tertentu.

2. Spondilosis servikal (tanda awal aus dan robek)

Bahkan di usia 35 tahun, hal ini bisa dimulai.

Spondilosis servikal terjadi ketika:

  • Sendi/cakram di leher mulai sedikit aus.

Gejala:

  • Nyeri leher kronis
  • Kekakuan
  • Nyeri saat berbaring atau setelah bangun tidur

3. Saraf terjepit (kurang umum tetapi penting)

Jika saraf teriritasi:

Ibu mungkin merasa:

  • Nyeri menjalar ke bahu/lengan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Kelemahan

Apakah ini berbahaya?

Sebagian besar : TIDAK.

Namun, hal ini menjadi mengkhawatirkan jika Ibu memiliki keluhan :

  • Mati rasa atau kelemahan pada lengan
  • Nyeri hebat yang semakin memburuk
  • Demam atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Riwayat cedera/kecelakaan

Jika tidak ada satu pun dari gejala tersebut, biasanya masalahnya terkait dengan otot atau postur tubuh .

Apa yang bisa Ibu lakukan di rumah?

1. Perbaiki postur tubuh (sangat penting)

  • Jaga agar layar tetap sejajar dengan mata.
  • Hindari menunduk melihat ponsel terlalu lama.
  • Duduk dengan sandaran punggung

2. Terapi panas

  • Kompres hangat selama 15–20 menit , 2–3 kali sehari
    → membantu merilekskan otot yang tegang

3. Peregangan ringan

  • Gerakkan kepala perlahan ke kiri dan ke kanan.
  • Miringkan telinga ke bahu
    (Lakukan dengan lembut, jangan dipaksa)

4. Obat-obatan (jika diperlukan)

  • Parasetamol
  • Ibuprofen (jika tidak ada masalah perut)

5. Posisi tidur

  • Gunakan bantal yang menopang (jangan terlalu tinggi)
  • Hindari tidur tengkurap.

Apa yang harus Ibu hindari?

  • Gerakan leher tiba-tiba
  • Angkat berat
  • Waktu menatap layar yang lama tanpa jeda
  • Mematahkan (membunyikan) leher sendiri

Kapan Ibu harus menemui dokter?

Karena rasa sakit Ibu sudah berlangsung lebih dari 1 bulan , sebaiknya periksakan diri ke dokter Ortopedi (SpO) jika:

  • Tidak ada perbaikan setelah perawatan di rumah.
  • Rasa sakit mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Rasa sakitnya parah saat berbaring (seperti yang Ibu sebutkan).

Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan :

  • Sinar-X
  • Fisioterapi

Gejala Ibu kemungkinan besar berasal dari:
Ketegangan otot + masalah postur
(atau perubahan serviks dini)

Biasanya tidak berbahaya , tetapi karena gejalanya terus-menerus, pemeriksaan lebih lanjut ke dokter sebaiknya dilakukan segera.

Salam sehat,

Team Dokter Simas Sehat