Cara Mengatasi Mood Swing dan Rambut Rontok saat Perimenopause
Tanya :
Dear Dokter,
Saya seorang wanita usia 43 tahun, kerja kantoran jam 9.00 sampai jam 17.00, tapi tetap aktif olahraga (lari, gym, renang) dan menjalankan gaya hidup sehat. Tinggi badan 157 cm dan berat badan 55 kg, saya rasa masih cukup ideal. Akhir - akhir ini saya merasa kulit tubuh dan wajah menjadi kering, rambut rontok parah, dan mood sering swing. Apakah beban pikiran dan pekerjaan berpengaruh terhadap kerontokan rambut? Kira - kira suplemen atau vitamin apa yang saya butuhkan di usia perimenopouse ini ?
terima kasih
RININTA HANUM (43 tahun)
rininta.hanum@gmail.com
Tinggi Badan : 157 cm, Berat Badan : 55 kg
Jawab :
Salam sehat Ibu RH,
Ibu sudah melakukan banyak hal dengan benar, berat badan, rutinitas olahraga, dan gaya hidup aktif semuanya sangat baik. Gejala yang Ibu gambarkan (kulit kering, rambut rontok, perubahan suasana hati) sangat umum terjadi pada wanita berusia 40-an, terutama saat memasuki perimenopause (masa transisi sebelum menopause).
1. Bisakah stres menyebabkan rambut rontok?
Ya, sangat.
Ada suatu kondisi yang disebut Telogen Effluvium di mana:
- Stres fisik atau emosional membuat rambut memasuki fase istirahat.
- Rambut mulai rontok lebih banyak dari biasanya (seringkali 2-3 bulan setelah stres)
Pemicunya meliputi:
- Stres kerja, kelelahan mental
- Kurang tidur
- Perubahan hormonal (seperti perimenopause)
Jadi dalam kasus Ibu, kemungkinan besar itu adalah kombinasi dari stres + perubahan hormonal .
2. Apa yang terjadi selama perimenopause?
Kadar estrogen pada Ibu saat ini mulai berfluktuasi. Hal ini memengaruhi:
- Kulit → menjadi lebih kering
- Rambut → menjadi lebih tipis, lebih mudah rontok
- Suasana hati → lebih sensitif, perubahan suasana hati
- Tidur → terkadang terganggu
Ini normal , tetapi bisa diatasi.
3. Vitamin & suplemen yang direkomendasikan
Ibu tidak membutuhkan semuanya tapi cukup yang penting saja:
Suplemen inti:
- Biotin (Vitamin B7) → mendukung kekuatan rambut
- Vitamin D → seringkali rendah pada pekerja kantoran
- Zat besi → jika kekurangan (penting untuk mengatasi kerontokan rambut)
- Seng → mendukung perbaikan rambut dan kulit
- Omega-3 → membantu mengatasi kulit kering & peradangan
Untuk dukungan perimenopause:
- Kalsium + Vitamin D → perlindungan tulang
- Magnesium → membantu memperbaiki suasana hati, tidur, dan relaksasi otot
- Vitamin B kompleks → energi + dukungan untuk mengatasi stres
Jika kerontokan rambut cukup signifikan, pertimbangkan untuk memeriksa kandungan zat berikut dalam darah :
- Hemoglobin (Hb)
- Ferritin (penyimpanan zat besi)
- Fungsi tiroid
4. Makanan terbaik untuk Ibu saat ini :
Pikirkan tentang makanan yang baik untuk kulit + hormon + rambut :
Protein (untuk pertumbuhan rambut):
- Telur
- Ikan (salmon, tuna)
- Tempe & tahu
Lemak sehat (untuk hidrasi kulit):
- Alpukat
- Kacang-kacangan (almond, kenari)
- Minyak zaitun
Fitoestrogen (penunjang hormon alami):
- Produk kedelai (tempe, tahu, susu kedelai)
- Biji rami
Antioksidan:
- Buah beri
- Sayuran berdaun hijau (bayam, kale)
- Wortel, tomat
Hidrasi:
- Minumlah setidaknya 2 liter per hari.
5. Pengobatan rumahan sederhana
Ini aman dan bermanfaat:
Untuk rambut:
- Pijat dengan minyak kelapa atau minyak argan (2–3 kali seminggu)
- Hindari mengikat rambut terlalu ketat.
- Gunakan sampo yang lembut (hindari mencuci rambut setiap hari jika memungkinkan).
Untuk kulit:
- Gunakan pelembap segera setelah mandi.
- Cobalah minyak alami (minyak zaitun, minyak kelapa)
- Hindari mandi air panas terlalu lama (karena memperburuk kekeringan kulit dan rambut).
Untuk mengatasi stres:
- Latihan pernapasan dalam (5–10 menit setiap hari)
- Peregangan ringan atau yoga
- Pertahankan rutinitas tidur yang baik.
6. Apa yang harus Ibu hindari?
- Diet ketat / diet rendah protein
- Konsumsi kafein berlebihan (dapat memperburuk kecemasan & gangguan tidur)
- Sering mewarnai rambut / menggunakan bahan kimia keras
- Berolahraga berlebihan tanpa istirahat yang cukup
- Melewatkan waktu makan
Kapan Ibu harus menemui dokter?
Silakan periksakan diri jika:
- Kerontokan rambut parah (berbentuk gumpalan, kulit kepala menipis)
- Ibu merasa sangat lelah atau pusing.
- Menstruasi tidak teratur atau sangat deras.
- Perubahan berat badan secara tiba-tiba
Gejala yang Ibu alami umum terjadi dan dapat diatasi . Kemungkinan penyebabnya:
Perubahan hormon (perimenopause)
Stres akibat pekerjaan/kehidupan
Fokus pada:
- Nutrisi seimbang
- Pengendalian stres
- Suplemen yang ditargetkan
Salam sehat,
Team Dokter Simas Sehat