gbr gbr

Gangguan Menstruasi dan Banyaknya Gumpalan Darah saat Mens

Tanya :

Dear Dokter,

Keluhan saya adalah haid tidak lancar, berhenti haid 1 bulan dan setelah itu pendarahan banyak ada gumpalan - gumpalan darah. Setelah berhenti kurang lebih 1 bulan, pendarahan lagi banyak gumpalan besar. Setelah itu berhenti dan melakukan aktifitas seksual setelah itu keluar darah lagi. Apa yang saya alami ? apakah berbahaya ?

terima kasih

 

CLAUDIA LIE (30 tahun)

cl4udi4lie95@gmail.com

Tinggi Badan : 155 cm, Berat Badan : 58 kg

 

Jawab :

Salam sehat Ibu CL,

Berdasarkan cerita Ibu, ini bukanlah pola menstruasi yang normal .
Pola tersebut :tidak haid → pendarahan hebat dengan gumpalan darah → berhenti → pendarahan lagi, terutama setelah berhubungan seks: menunjukkan suatu kondisi yang di sebut: Perdarahan rahim abnormal

Cara mudah untuk memahami

Hormon tidak stabil → lapisan rahim menebal → tiba-tiba rontok parah sebagai gumpalan darah

Hal ini sering terjadi ketika ovulasi tidak teratur.

Kemungkinan penyebab (penting)

  1. Ketidakseimbangan hormon (paling umum)
    • Stres, perubahan berat badan, kelelahan
    • Ovulasi tidak terjadi secara teratur.
  2. Sindrom ovarium polikistik
    • Menstruasi datang terlambat atau tidak teratur.
    • Kemudian pendarahan menjadi semakin deras.
  3. Masalah yang berkaitan dengan kehamilan
    • Keguguran dini atau gangguan hormonal
    • Harus dipastikan tidak terinfeksi jika aktif secara seksual.
  4. Fibroid atau polip
    • Menyebabkan pendarahan hebat dan pembekuan darah
  5. Iritasi atau lesi serviks
    • Pendarahan setelah hubungan seksual adalah tanda peringatan.

Apakah ini berbahaya?

Tidak selalu berbahaya tetapi bisa menjadi serius jika diabaikan.

Berhati-hatilah jika Ibu memiliki gejala :

  • Pendarahan sangat deras (ganti pembalut setiap 1-2 jam)
  • Gumpalan darah besar berulang kali
  • Merasa lemas, pusing (risiko anemia)
  • Pendarahan setelah berhubungan seks (perlu pemeriksaan)

Apa yang harus Ibu lakukan sekarang, ke dokter kandungan (SpOG) untuk :

  • Tes kehamilan
  • Ultrasonografi / USG (rahim & ovarium)
  • Kemungkinan evaluasi hormon

Apa yang bisa Ibu lakukan sementara itu

  • Istirahatlah, jangan memaksakan diri.
  • Konsumsi makanan kaya zat besi (bayam, daging, hati).
  • Pantau pola perdarahan.

Ringkasan yang mudah diingat

Perdarahan terlambat → berat → berulang = masalah hormon sampai terbukti sebaliknya.
Perdarahan setelah berhubungan seks = harus diperiksa.

Kondisi ini umum terjadi tetapi tidak boleh diabaikan .
Sebagian besar kasus dapat diobati setelah penyebabnya ditemukan tetapi penundaan dapat menyebabkan anemia atau terlewatnya kondisi serius.

Salam sehat,

Team Dokter Simas Sehat